BAB 3 Teknologi Spread Spectrum
Pendahuluan Spread Spectrum
Spread spectrum adalah teknik komunikasi yang dikategorikan oleh lebar beamwidth dan tenaga yang rendah. Komunikasi spread spectrum menggunakan berbagai teknik modulasi techniques pada Wireless LANs dan mempunyai banyak keuntungan diatas penggunaanya, komunikasi Narrow band. Sinyal spread spectrum berbentuk seperti noise, sulit dideteksi, dan bahkan sulit untuk didemodulasi tanpa perlengkapan yang sulit. Untuk sebab ini, spread spectrum banyak digemari di bidang kemiliteran.
Narrow Band Transmission
Narrowband transmission adalah teknologi komunikasi yang menggunakan frekuensi spektrum yang sukup untuk membawa sinyal data. Merupakan misi dari FCC's menghemat penggunaan frekuensi sebanyak-banyaknya. Spread spectrum bertentangan dengan misi itu karena memakai frekuensi yang jauh lebih lebar untuk meneruskan informasi.
Teknologi Spread Spectrum
Teknologi Spread Spectrum melewatkan kita untuk menerima jumlah sama dari informasi yang sebelumnya dikirimkan menggunakan sinyal carrier narrow band dan menyebarkan hingga mencapai range frekuensi yang lebih lebar. Sementara band spread spectrum relative lebar, peak power dari sinyal cenderung lemah. Dua karakteristik dari spread spectrum yaitu penggunaan frekuensi band yang lebar dan power yang rendah.
Penggunaan Spread Spectrum
Pada tahun 1980an, FCC melaksanakan peraturan membuat teknologi spread spectrum yang dapat digunakan public dan mendorong penelitian dan investigasi agar dapat dikomersialisasikan dari teknologi spread spectrum ini. Disamping itu wireless LANs (WLANs), wireless personal area network (WPANs) ,wireless metropolitan area networks (WMANs), dan wireless wide area networks (WWANs) juga mendapat keuntungan dari penggunaan teknologi spread spectrum.
Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS)
Frequency Hopping Spread Spectrum adalah teknik spread spectrum yang menggunakan frequency khusus untuk menyebarkan data lebih lebih dari 83 MHz. Kelincahan frekuensi tergantung pada radio kemampuan radio untuk berganti pengiriman frekuensi secara tiba-tiba dalam penggunaan band frekuensi RF.
Bagaimana FHSS bekerja
Pada system frekuensi Hopping, carrier mengubah frekuensi, atau hops, tergantung pada pseudorandom sequence. pseudorandom sequence merupakan daftar dari beberapa frekuensi dimana carrier akan melompat pada interval waktu yang dispesifikasikan sebelum terjadi berulang-ulang. Transmitter menggunakan sequence hop untuk memilih transmisi frekuensi.
Efek dari interferensi narrow band
Frekuensi hopping merupakan metode dari pengiriman data dimana system pengirim dan penerima bergabung bersama pada pattern yang berulang pada frekuensi bersama. Pada kenyataanya, interferensi sinyal narrow band yang memungkinkan beberapa megahertz dari bandwidth. Sejak frekuensi hopping berada diatas 83 MHz, meskipun sinyal interferensi dapat menyebabkan degradasi yang kecil dari sinyal spread spectrum.
Frequency Hopping Systems
Merupakan tugas dari IEEE untuk membuat standard dari operasi tanpa dibatasi dari regulasi yang dibuat oleh FCC. IEEE dan standard OpenAir mengkategorikan system menjadi:
Frekuensi apa yang digunakan
Hop sequences
Dwell times
Data rates
Channel
Frekuensi hopping bekerja menggunakan hop pattern yang disebut dengan channel. System frekuensi hopping biasanya menngunakan standard FCC 26, dan beberapa system tersebut memperbolehkan pattern hop sendiri untuk dibuat.
Dwell time
Ketika system frekuensi hopping mengirimkan suatu frekuensi, hal itu harus dilakukan dengan waktu yang tertentu. Waktu ini dinamakan dengan dwell time. Ketika dwell time terjadi, system akan mengganti ke frekuensi yang berbeda dan memulai untu kmengirim lagi.
Hop time
Terdapat sejumlah waktu yang kecil saat terjadi perubahan frekuensi pada saat radio tidak mengirim yang disebt dengan hop time. Hop time ini terukur sampai microseconds(µs) dan terjadi dwell time yang panjang selama 100-200 ms, waktu hop tidak signifikan.
Batas Dwell time
FCC mendefinisikan maksimum dwell time dari frekuensi hopping system spread spectrum pada 400 ms tiap carrier pada periode waktu 30 detik. Biasanya radio frekuensi hopping tidak diprogram untuk beroperasi pada batas yang diperbolehkan, tetapi untuk melengkapi ruang antara batas yang legal dan range operasi agar operator mempunyai fleksibilitas dari pengaturan. Dengan mengatur dwell time, administrator dapat mengoptimalkan jaringan FHSS pada area dimana terjadi sedikit interferensi.
Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS)
Direct sequence spread spectrum dikenal dan banyak digunakan pada tipe spread spectrum, menngunakan implementasi dan data rate yang tinggi. DSSS merupakan metode pengiriman data dimana system pengirim dan penerima bekerja pada frekuensi 22 MHz.
Bagaimana DSSS bekerja
DSSS mengkombinasikan sinyal data pada station pengirim dengan data rate bit sequence yang tinggi, dimana tergantung pada chipping code atau processing gain. Processing gain yang tinggi meningkatkan resisitansi sinyal terhadap interferensi. Setiap chip pada code akan membedakan modulasi dengan kode sequence.
Direct Sequence Systems
Pada band ISM 2.4 GHz, IEEE menspesifikasikan penggunaan dari DSSS pada date rate dari 1 atau 2 Mbps dibawah standard 802.11.
Channel
Tidak seperti frekuensi hopping yang menggunakann hop sequences untuk mendefinisikan channel, direct sequence systems menggunakan perbedaan pada tiap channelnya. Setiap channel berdekatan pada frekuensi 22 MHz, dan 1 MHz frekuensi carrier digunakan seperti pada FSSS
Perbandingan FHSS dan DSSS
Antara teknologi FHSS dan DSSS keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, dan hal itu memberikan pertimbangan bagi administrator untk menentukan pemakaian dari wireless LAN. Dan pada bagian ini diperlihatkan beberapa factor yang harus dipertimbangkan ketika memilih teknologi apa yang akan digunakan, antara lain :
Narrowband interference
Co-location
Cost
Equipment compatibility & availability
Data rate & throughput
Security
Standards support
Narrowband interference
Kelebihan dari FHSS meliputi resistansi yang tinggi terhadap interferensi narrow band. DSSS lebih sering terjadi interferensi dibandingkan FHSS dikarenakan penggunaan dari 22 MHz yang berdekatan dengan 79 Mhz yang digunakan FSSS.
Cost
Ketika mengimplementasikan wireless LAN, kelebihan dari DSSS mungkin lebih terasa dibandingkan system FHSS bila dilihat dari pertimbang budget. Biaya yang dibutuhkan ntuk mengimplementasikan direct sequence system jauh lebih rendah bila dibandingkan system frequency hopping.
Co-location
Kelebihan dari FSSS diatas DSSS adalah pada kemampuan untuk menco-located banyak frekuensi hopping dibandingkan dengan direct sequence system. Sejak system frekuensi hopping menggunakan 19 discrete channel, frekuensi hopping memiliki kelebihan co-location diatas direct sequence system, dimana memiliki maksimum co-location 3 akses point.
Equipment compatibility and availability
Standard yang dibuat WECA dan hingga sekarang masih digunakan adalah Wireless Fidelity, atau Wi-FiTM, dan beberapa device yang lolos uji peralatan adalah “Wi-Fi Compliant” device. Tidak terdapat tes kompatibilitas untuk peralatan menggunakan FHSS. Terdapat standard seperti 802.11 dan OpenAir, tetapi tidak ada organisasi yang melakukan tes pada FHSS seperti WECA melakukan pada DSSS.
Data rate & throughput
System FHSS dan DSSS memiliki throughput data yang dikirim hanya sekitar setengah dari data rate. Ketika diujikan throughput dari wireless LAN, didapat 5-6 Mbps pada setting 11 Mbps untuk DSSS.
Security
Telah diketahui bahwa frekuensi hopping lebih aman dibandingkan direct sequence system. Fakta pertama bahwa radio FHSS hanya menghasilkan nilai minimal pada manufacture. Kedua, tiap manufacture menggunakan standard dari hop sequences, dimana pada umumnya terhubung dengan sisitem sebelumnya.
Standard support
System DSSS seperti 802.11g dan 802.11a sesuai dengan hardware wireless LAN. Standard baru dari system FHSS meliputi HomeRF 2.0 dan 802.15.
Tampilkan postingan dengan label Teknodik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknodik. Tampilkan semua postingan
1.03.2015
Sabtu, Januari 03, 2015
Sabtu, Januari 03, 2015
BAB 2 Dasar Frekuensi Radio (Teknik Komputer Jaringan)
BAB 2 Dasar Frekuensi Radio (Teknik Komputer Jaringan)
Frekuensi Radio
Frekuensi radio merupakan suatu sinyal arus bolak-balik frekwensi tinggi (AC) yang berjalan terus pada suatu konduktor tembaga dan kemudian diradiasikan ke udara melalui sebuah antenna. Suatu antena mengubah suatu sinyal kabel mnjadi sinyal wireless dan vice versa. Ketika sinyal AC frekuensi tinggi diradiasikan ke udara, maka akan membentuk gelombang radio. Gelombang Radio ini akan menjauh dari sumber ( antena) pada suatu garis lurus di segala jurusan dengan segera.
Perilaku RF
RF kadang dikenal sebagai “ perokok dan cermin” sebab RF akan tampak bertindak secara tidak teratur dan tidak konsisten pada suatu keadaan. Berbagai hal sekecil connector tidak cukup ketat atau tidak sepadan pada suatu garis disebabkan adanya perilaku yang tidak menentu dan hasil yang tidak diinginkan
Keuntungan
Gain, diilustrasikan pada figur 2.2, adalah istilah digunakan untuk menguraikan suatu peningkatan di (dalam) suatu amplitudo sinyal RF.Gain pada umumnya adalah suatu proses aktif, yang berarti suatu sumber energi eksternal, contohnya RF amplifier, digunakan untuk memperkuat sinyal atau suatu antena dgn gain tinggi digunakan untuk benwidth suatu sinyal untuk meningkatkan amplitudo sinyal nya.
Kerugian
menjelaskan adanya suatu penurunan didalam kekuatan sinyal (Gambar 2.3). Banyak hal yang dapat menyebabkan sinyal RF hilang, kedua-duanya ketika sinyal masih berada di kabel sebagai ARUS BOLAK-BALIK frekwensi tinggi sinyal elektrik dan ketika sinyal disebarkan sebagai gelombang radio lewat udara melalui antena tersebut.
Cerminan/Pemantulan
Pemantulan sinyal RF dapat menyebabkan permasalahan serius untuk wireless LANS. Ini mencerminkan sinyal utama dari berbagai object di area transmisi yang dikenal sebagai multipath. Multipath dapat berpengaruh buruk pada Wireless LAN, seperti penurunan atau membentuk danau
Pembiasan
Pembiasan menguraikan kelenturan suatu gelombang radio yang lewat melalui suatu medium pada kepadatan yang berbeda. Sebagai gelombang RF lewat ke dalam suatu denser medium, gelombang akan dibengkokkan berubah arah. Ketika melintasi medium seperti itu, sebagian gelombang akan dicerminkan menjauh dari sinyal yang diharapkan, dan beberapa akan dibengkokkan melalui medium ke arah yang lain
Penyebaran
Penyebaran terjadi ketika medium gelombang yang berjalan terdiri dari object dengan dimensi yang kecil dibandingkan dengan sinyal panjang gelombang, dan nomor. Kendala per volume unit didalam yang besar. Penyebaran gelombang yang diproduksi oleh permukaan yang kasar, object kecil, atau oleh lain ketidakteraturan dalam alur sinyal. Beberapa contoh yang dapat menyebabkan penyebaran adalah suatu sistem komunikasi mobile yang meliputi daun-daunan, papan nama jalan, dan lamppost
Penyerapan
Penyerapan terjadi ketika sinyal gelombang RF menemukan suatu obyek dan kemudian diserap pada suatu material dari obyek seperti aturan yang tidak dilakukan, reflect off, pembengkokan di sekitar obyek.
VSWR
VSWR terjadi ketika ada sebuah penghalang yang tidak cocok pada alat sistem RF. "Mismatched" dalam konteks ini, berarti bahwa satu bagian alat mempunyai penambah atau pengurang dari penghalang daripada bagian dari peralatan yang disambungkan. VSWR bisa disebabkan oleh sinyal RF yang direfleksikan pada suatu poin impedance mismatch pada alur sinyal. VSWR menyebabkan kehilangan titik balik, dimana dapat diartikan sebagai kehilangan energi penerus melalui suatu sistem untuk mematikan energi yang direfleksikan kembali menuju transmitter.
Rasio VSWR
Kelebihan merupakan sebuah rasio, jadi ini merupakan hubungan antara 2 angka. Tipe nilai VSWR 1,5:1. dua angka ini terkait .Angka yang kedua selalu 1, mewakili persamaan yang sempurna, sebagaimn variasi angka pertama. Angka pertama terendah (mendekati 1) , adalah impedance matching terbaik yang anda miliki. Sebagai contoh, VSWR 1.1:1 adalah lebih baik daripada 1.4:1. Pengukuran VSWR 1:1 akan menunjukkan impedance match yang terbaik dan tidak ada voltase gelombang yang akan ditampakkkan pada alur sinyal.
Satuan Ukur
Ada sedikit satuan ukur yang seorang admin jaringan wireless harus segera familiar dengan nya dalam rangka efektivitas pada implementasi dan troubleshooting wireless LAN. Kita akan membicarakan semua secara detail , memberikan contoh dari kegunaan nya. Kemudian kita akan menggunakan nya untuk digunakan pada perhitungan matematika sehingga kita akan mempunyai pegangan yang kuat apa aja yang diperlukan pada bagian dari pekerjaan CWNA
Watts (W)
Bagian dasar dari power adalah watt. Watt digambarkan sebagai satu ampere(A) dari arus pada satu volt (V). Sebagai contoh apakah maksud dari unit ini, bayangkan kebun sebuah rumah yang mempunyai air yang mengalir melalui kebun itu. Tekanan pada jalur air mengambarkan tegangan pada jalur elektro. Arus air yang mengalir melalui kebun rumah menggambarkan ampere. Memikirkan tentang watt adalah hasil dari pemberian tekanan dan memberikan di sekitar kebun rumah
Miliwatt
Ketika mengimplementasikan wireless LAN, level kekuatan terendah adalah 1 miliwatt (1/1000 watt) dapat digunakan pada area yang tidak terlalu luas, dan level kekuatan pada jaringan wireless tunggal yang mempunyai segment jarang lebih dari 100 mW – cukup untuk komunikasi separuh mil (0.83 km) pada kondisi optimal. Akses point sebenar nya memiliki kekuatan pada radiasi 30-100 mW) tergantung pada bahan. Itu hanya pada kasus point to point pada koneksi di luar rungan antar bangunan yang kekuatan level yang harus digunakan diatas 100mW. Kebanyakan level kekuatan yang dipakai oleh adalah dalam mW atau dBm. Dua unit pengukuran ini kedua-duanya mengambarkan nilai yang absolute dan keduanya merupakan standard pengukuran dalam industri
Decibels
Ketika sang penerima sangat sensitif untuk signal RF, mungkin saja mampu mengambil sinyal rendah senilai 0.0000000001 watts. Selain dari yang jelas maksud numericalnya, jumlah yang kecil ini mempunyai sedikit arti pada layperson dan akan mungkin diabaikan atau dibaca salah. Decibels mengijinkan kita untuk menghadirkan angka-angka ini dengan membuatnya lebih mudah dikendalikan dan lebih mudah dipahami. Decibels adalah hubungan logaritmis yang didasarkan pada pengukuran linier yang sebelumnya diterangkan dari power:watt. Mengenai RF, suatu logaritma adalah eksponen pada nilai 10 harus diangkat untuk menjangkau beberapa nilai yang diberikan .
Jika kita memberikan nilai 1000 dan menanyakan nilai dari log nya, kita menemukan bahwa log1000 = 3 karena 10³ = 1000.
Gain dan Pengukuran Kerugian
Gain dan kerugian terukur pada decibels, bukan dari watt karena gain dan kerugian adalah konsep relatif dan decibel adalah pengukuran relatif. Gain atau kerugian pada system RF mungkin bisa dimaksud dengan pengukuran power yang absolut (misal 10 watt dari power) atau dengan pengukuran power yang relatif ()
Frekuensi Radio
Frekuensi radio merupakan suatu sinyal arus bolak-balik frekwensi tinggi (AC) yang berjalan terus pada suatu konduktor tembaga dan kemudian diradiasikan ke udara melalui sebuah antenna. Suatu antena mengubah suatu sinyal kabel mnjadi sinyal wireless dan vice versa. Ketika sinyal AC frekuensi tinggi diradiasikan ke udara, maka akan membentuk gelombang radio. Gelombang Radio ini akan menjauh dari sumber ( antena) pada suatu garis lurus di segala jurusan dengan segera.
Perilaku RF
RF kadang dikenal sebagai “ perokok dan cermin” sebab RF akan tampak bertindak secara tidak teratur dan tidak konsisten pada suatu keadaan. Berbagai hal sekecil connector tidak cukup ketat atau tidak sepadan pada suatu garis disebabkan adanya perilaku yang tidak menentu dan hasil yang tidak diinginkan
Keuntungan
Gain, diilustrasikan pada figur 2.2, adalah istilah digunakan untuk menguraikan suatu peningkatan di (dalam) suatu amplitudo sinyal RF.Gain pada umumnya adalah suatu proses aktif, yang berarti suatu sumber energi eksternal, contohnya RF amplifier, digunakan untuk memperkuat sinyal atau suatu antena dgn gain tinggi digunakan untuk benwidth suatu sinyal untuk meningkatkan amplitudo sinyal nya.
Kerugian
menjelaskan adanya suatu penurunan didalam kekuatan sinyal (Gambar 2.3). Banyak hal yang dapat menyebabkan sinyal RF hilang, kedua-duanya ketika sinyal masih berada di kabel sebagai ARUS BOLAK-BALIK frekwensi tinggi sinyal elektrik dan ketika sinyal disebarkan sebagai gelombang radio lewat udara melalui antena tersebut.
Cerminan/Pemantulan
Pemantulan sinyal RF dapat menyebabkan permasalahan serius untuk wireless LANS. Ini mencerminkan sinyal utama dari berbagai object di area transmisi yang dikenal sebagai multipath. Multipath dapat berpengaruh buruk pada Wireless LAN, seperti penurunan atau membentuk danau
Pembiasan
Pembiasan menguraikan kelenturan suatu gelombang radio yang lewat melalui suatu medium pada kepadatan yang berbeda. Sebagai gelombang RF lewat ke dalam suatu denser medium, gelombang akan dibengkokkan berubah arah. Ketika melintasi medium seperti itu, sebagian gelombang akan dicerminkan menjauh dari sinyal yang diharapkan, dan beberapa akan dibengkokkan melalui medium ke arah yang lain
Penyebaran
Penyebaran terjadi ketika medium gelombang yang berjalan terdiri dari object dengan dimensi yang kecil dibandingkan dengan sinyal panjang gelombang, dan nomor. Kendala per volume unit didalam yang besar. Penyebaran gelombang yang diproduksi oleh permukaan yang kasar, object kecil, atau oleh lain ketidakteraturan dalam alur sinyal. Beberapa contoh yang dapat menyebabkan penyebaran adalah suatu sistem komunikasi mobile yang meliputi daun-daunan, papan nama jalan, dan lamppost
Penyerapan
Penyerapan terjadi ketika sinyal gelombang RF menemukan suatu obyek dan kemudian diserap pada suatu material dari obyek seperti aturan yang tidak dilakukan, reflect off, pembengkokan di sekitar obyek.
VSWR
VSWR terjadi ketika ada sebuah penghalang yang tidak cocok pada alat sistem RF. "Mismatched" dalam konteks ini, berarti bahwa satu bagian alat mempunyai penambah atau pengurang dari penghalang daripada bagian dari peralatan yang disambungkan. VSWR bisa disebabkan oleh sinyal RF yang direfleksikan pada suatu poin impedance mismatch pada alur sinyal. VSWR menyebabkan kehilangan titik balik, dimana dapat diartikan sebagai kehilangan energi penerus melalui suatu sistem untuk mematikan energi yang direfleksikan kembali menuju transmitter.
Rasio VSWR
Kelebihan merupakan sebuah rasio, jadi ini merupakan hubungan antara 2 angka. Tipe nilai VSWR 1,5:1. dua angka ini terkait .Angka yang kedua selalu 1, mewakili persamaan yang sempurna, sebagaimn variasi angka pertama. Angka pertama terendah (mendekati 1) , adalah impedance matching terbaik yang anda miliki. Sebagai contoh, VSWR 1.1:1 adalah lebih baik daripada 1.4:1. Pengukuran VSWR 1:1 akan menunjukkan impedance match yang terbaik dan tidak ada voltase gelombang yang akan ditampakkkan pada alur sinyal.
Satuan Ukur
Ada sedikit satuan ukur yang seorang admin jaringan wireless harus segera familiar dengan nya dalam rangka efektivitas pada implementasi dan troubleshooting wireless LAN. Kita akan membicarakan semua secara detail , memberikan contoh dari kegunaan nya. Kemudian kita akan menggunakan nya untuk digunakan pada perhitungan matematika sehingga kita akan mempunyai pegangan yang kuat apa aja yang diperlukan pada bagian dari pekerjaan CWNA
Watts (W)
Bagian dasar dari power adalah watt. Watt digambarkan sebagai satu ampere(A) dari arus pada satu volt (V). Sebagai contoh apakah maksud dari unit ini, bayangkan kebun sebuah rumah yang mempunyai air yang mengalir melalui kebun itu. Tekanan pada jalur air mengambarkan tegangan pada jalur elektro. Arus air yang mengalir melalui kebun rumah menggambarkan ampere. Memikirkan tentang watt adalah hasil dari pemberian tekanan dan memberikan di sekitar kebun rumah
Miliwatt
Ketika mengimplementasikan wireless LAN, level kekuatan terendah adalah 1 miliwatt (1/1000 watt) dapat digunakan pada area yang tidak terlalu luas, dan level kekuatan pada jaringan wireless tunggal yang mempunyai segment jarang lebih dari 100 mW – cukup untuk komunikasi separuh mil (0.83 km) pada kondisi optimal. Akses point sebenar nya memiliki kekuatan pada radiasi 30-100 mW) tergantung pada bahan. Itu hanya pada kasus point to point pada koneksi di luar rungan antar bangunan yang kekuatan level yang harus digunakan diatas 100mW. Kebanyakan level kekuatan yang dipakai oleh adalah dalam mW atau dBm. Dua unit pengukuran ini kedua-duanya mengambarkan nilai yang absolute dan keduanya merupakan standard pengukuran dalam industri
Decibels
Ketika sang penerima sangat sensitif untuk signal RF, mungkin saja mampu mengambil sinyal rendah senilai 0.0000000001 watts. Selain dari yang jelas maksud numericalnya, jumlah yang kecil ini mempunyai sedikit arti pada layperson dan akan mungkin diabaikan atau dibaca salah. Decibels mengijinkan kita untuk menghadirkan angka-angka ini dengan membuatnya lebih mudah dikendalikan dan lebih mudah dipahami. Decibels adalah hubungan logaritmis yang didasarkan pada pengukuran linier yang sebelumnya diterangkan dari power:watt. Mengenai RF, suatu logaritma adalah eksponen pada nilai 10 harus diangkat untuk menjangkau beberapa nilai yang diberikan .
Jika kita memberikan nilai 1000 dan menanyakan nilai dari log nya, kita menemukan bahwa log1000 = 3 karena 10³ = 1000.
Gain dan Pengukuran Kerugian
Gain dan kerugian terukur pada decibels, bukan dari watt karena gain dan kerugian adalah konsep relatif dan decibel adalah pengukuran relatif. Gain atau kerugian pada system RF mungkin bisa dimaksud dengan pengukuran power yang absolut (misal 10 watt dari power) atau dengan pengukuran power yang relatif ()
Sabtu, Januari 03, 2015
BAB 1 Pengenalan Wireless LAN (Teknik Komputer Jaringan)
BAB 1 Pengenalan Wireless LAN (Teknik Komputer Jaringan)
Pengenalan Wireless
Menurut pengalaman dari cerita dan evolusi dari teknologi wireless LAN merupakan bagian yang penting dari prinsip dasar wireless LAN. Suatu pemahaman dari mana wireless LAN datang dan aplikasinya serta organisasinya yang dapat membantu perkembangan teknologi yang memungkinkan anda untuk mengaplikasikan wireless LAN yang lebih baik ke dalam organisasimu atau kebutuhan klien
Pangsa Pasar Wireless LAN
Pemasaran telah dipindahkan kedalam pertumbuhan yang cepat, di mana standard populer menyediakan katalisator. Perbedaan yang besar antara pemasaran jaringan secara keseluruhan dan pemasaran wireless LAN menjadi meningkat. wireless LAN memberikan fleksibilitas dalam implementasinya dan tidak heran mereka pindah dengan cepat ke sektor pasar yang lainnya.
Sejarah Wireless LAN
Penyebaran jaringan nirkabel, seperti kebanyakan teknologi, seperti turun temurun dibawah naungan dari militer. Militer perlu suatu kemudahan, yang mudah diterapkan, dan metode keamanan pertukaran data dalam suatu lingkungan peperangan.
Ketika biaya teknologi nirkabel merosot dan mutu meningkat, itu menjadi penghematan biaya untuk perusahaan-perusahaan yang dapat menggabungkan bagian nirkabel ke dalam jaringan mereka. Teknologi nirkabel menawarkan suatu jalan yang murah untuk kampus untuk menghubungkan bangunan satu sama lain tanpa pemasangan kabel fiber atau tembaga.
Standarisasi wireless LAN
Beberapa Standar wireless LAN :
IEEE 802.11 – standar asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang paling lambat dalam teknologi transmisi light-based dan RF.
IEEE 802.11b – menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi.
IEEE 802.11a – gambaran tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan (tetapi kurang sesuai dengan) IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII.
IEEE 802.11g – syarat yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang menguraikan transfer data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan 802.11b yang memungkinkan untuk lebih murah.
Aplikasi dari Wireless LAN
1. Akses Role
2. Perluasan Jaringan
3. Menghubungkan Gedung satu dengan yang lain
4. Pengiriman Data yang bermil-mil
5. Mobilitas
6. Small office-Home office
7. Mobile Offices
Akses Role
Lapisan distribusi suatu jaringan harus cepat, fleksibel, dan dapat diandalkan. Wireless LAN tidak secara khusus dibutuhkan sebagai suatu solusi perusahaan.
Gambar 1.1 menggambarkan klien dengan cepat memperoleh akses dalam suatu kabel jaringan melalui hubungan suatu alat koneksi (point access).
Perluasan Jaringan
Wireless LAN dapat dengan mudah digunakan untuk menyediakan konektivitas dalam suatu gedung yang merupakan area yang jauh, digambarkan dalam denah dalam gambar 1.2.
Menghubungkan Gedung satu dengan yang lain
Terdapat 2 perbedaan bentuk dari konektivitas antar gedung. Pertama disebut Point-to-Point (PTP), dan yang kedua disebut Point-to-Multipoint (PTMP).
Pengiriman Data yang bermil-mil
Wireless Internet Service Providers (WISPs) sekarang mengambil keuntungan dari kemajuan terbaru dalam teknologi nirkabel untuk mengirim data bermil-mil untuk melayani pelanggan mereka.
Mobilitas
Sebagai suatu solusi lapisan akses, wireless LAN tidak dapat digantikan dengan kabel LAN dalam kondisi kecepatan data (100BaseTx tiap 100Mbps versus IEEE 802.11a tiap 54Mbps). Wireless LAN melakukan penawaran dalam peningkatan suatu mobilitas ( seperti pada gambar 1.5) sebagai awal perdagangan untuk kecepatan dan mutu layanan
Small office-Home office
Bentuk jenis ini juga digunakan oleh banyak perusahaan yang hanya mempunyai beberapa karyawan. Dalam perusahaan ini mempunyai kebutuhan untuk membagi informasi antar para pemakai dan koneksi internet tunggal untuk efisiensi dan peningkatan produktivitas. Untuk aplikasi ini -small office-home office, atau SOHO- wireless LAN sangat mudah dan solusi yang efektif.
Contoh
Ruang kantor sementara juga memanfaatkan jaringan dengan wireless LAN. Ketika perusahaan berkembang, mereka sering mencari kekurangan dari ruang kantor mereka, dan butuh untuk sedikit pekerjaan untuk berpindah ke lokasi yang berdekatan, seperti suatu kantor bersebelahan atau suatu kantor pada lantai yang berbeda tetapi masih satu gedung.
Pengenalan Wireless
Menurut pengalaman dari cerita dan evolusi dari teknologi wireless LAN merupakan bagian yang penting dari prinsip dasar wireless LAN. Suatu pemahaman dari mana wireless LAN datang dan aplikasinya serta organisasinya yang dapat membantu perkembangan teknologi yang memungkinkan anda untuk mengaplikasikan wireless LAN yang lebih baik ke dalam organisasimu atau kebutuhan klien
Pangsa Pasar Wireless LAN
Pemasaran telah dipindahkan kedalam pertumbuhan yang cepat, di mana standard populer menyediakan katalisator. Perbedaan yang besar antara pemasaran jaringan secara keseluruhan dan pemasaran wireless LAN menjadi meningkat. wireless LAN memberikan fleksibilitas dalam implementasinya dan tidak heran mereka pindah dengan cepat ke sektor pasar yang lainnya.
Sejarah Wireless LAN
Penyebaran jaringan nirkabel, seperti kebanyakan teknologi, seperti turun temurun dibawah naungan dari militer. Militer perlu suatu kemudahan, yang mudah diterapkan, dan metode keamanan pertukaran data dalam suatu lingkungan peperangan.
Ketika biaya teknologi nirkabel merosot dan mutu meningkat, itu menjadi penghematan biaya untuk perusahaan-perusahaan yang dapat menggabungkan bagian nirkabel ke dalam jaringan mereka. Teknologi nirkabel menawarkan suatu jalan yang murah untuk kampus untuk menghubungkan bangunan satu sama lain tanpa pemasangan kabel fiber atau tembaga.
Standarisasi wireless LAN
Beberapa Standar wireless LAN :
IEEE 802.11 – standar asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang paling lambat dalam teknologi transmisi light-based dan RF.
IEEE 802.11b – menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi.
IEEE 802.11a – gambaran tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan (tetapi kurang sesuai dengan) IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII.
IEEE 802.11g – syarat yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang menguraikan transfer data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan 802.11b yang memungkinkan untuk lebih murah.
Aplikasi dari Wireless LAN
1. Akses Role
2. Perluasan Jaringan
3. Menghubungkan Gedung satu dengan yang lain
4. Pengiriman Data yang bermil-mil
5. Mobilitas
6. Small office-Home office
7. Mobile Offices
Akses Role
Lapisan distribusi suatu jaringan harus cepat, fleksibel, dan dapat diandalkan. Wireless LAN tidak secara khusus dibutuhkan sebagai suatu solusi perusahaan.
Gambar 1.1 menggambarkan klien dengan cepat memperoleh akses dalam suatu kabel jaringan melalui hubungan suatu alat koneksi (point access).
Perluasan Jaringan
Wireless LAN dapat dengan mudah digunakan untuk menyediakan konektivitas dalam suatu gedung yang merupakan area yang jauh, digambarkan dalam denah dalam gambar 1.2.
Menghubungkan Gedung satu dengan yang lain
Terdapat 2 perbedaan bentuk dari konektivitas antar gedung. Pertama disebut Point-to-Point (PTP), dan yang kedua disebut Point-to-Multipoint (PTMP).
Pengiriman Data yang bermil-mil
Wireless Internet Service Providers (WISPs) sekarang mengambil keuntungan dari kemajuan terbaru dalam teknologi nirkabel untuk mengirim data bermil-mil untuk melayani pelanggan mereka.
Mobilitas
Sebagai suatu solusi lapisan akses, wireless LAN tidak dapat digantikan dengan kabel LAN dalam kondisi kecepatan data (100BaseTx tiap 100Mbps versus IEEE 802.11a tiap 54Mbps). Wireless LAN melakukan penawaran dalam peningkatan suatu mobilitas ( seperti pada gambar 1.5) sebagai awal perdagangan untuk kecepatan dan mutu layanan
Small office-Home office
Bentuk jenis ini juga digunakan oleh banyak perusahaan yang hanya mempunyai beberapa karyawan. Dalam perusahaan ini mempunyai kebutuhan untuk membagi informasi antar para pemakai dan koneksi internet tunggal untuk efisiensi dan peningkatan produktivitas. Untuk aplikasi ini -small office-home office, atau SOHO- wireless LAN sangat mudah dan solusi yang efektif.
Contoh
Ruang kantor sementara juga memanfaatkan jaringan dengan wireless LAN. Ketika perusahaan berkembang, mereka sering mencari kekurangan dari ruang kantor mereka, dan butuh untuk sedikit pekerjaan untuk berpindah ke lokasi yang berdekatan, seperti suatu kantor bersebelahan atau suatu kantor pada lantai yang berbeda tetapi masih satu gedung.
Sabtu, Januari 03, 2015
Cara Membuat Kabel UTP Straight dan Cross Over
Cara Membuat Kabel UTP Straight dan Cross Over1.Tank Crimping
adalah alat untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor.
2.Kabel UTP
Kabel UTP kita gunakan untuk saling menghubungkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP ini terdapat 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.
3.Konektor RJ-45
Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.
4.Lan Tester
Alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau krimpingan kita salah maka lampu di Lan Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Lan Tester akan menyala dengan otomatis.
Setelah menyiapkan alat yang sudah diperlukan maka selanjutnya masuk ke cara pembuatan kabel, cara membuat kabel 2 tersebut sama, perbedaannya pada warna dalam kabel saja. disini saya akan menjelaskan cara membuat kabel straight.
1.Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
2.Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar gambar.
3.Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
4.Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar dengan posisi sebagai berikut:

5. Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool dan pastikan semua pi(kuningan) pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. biasanya akan terdengar suara “klik”.
Kabel Cross caranya sama hanya saja warna kabelnya berbeda ini warna kabel cross
12.14.2014
Minggu, Desember 14, 2014
Latihan Soal + jawaban
Soal + jawaban
1.
Apa yang anda ketahui tentang Mikrotik.?
2.
Fungsi dari Router Os adalah.?
3.
Apa saja yang dapat di atur oleh seorang User
Manager.?
4.
Perintah untuk membuat jaringan virtual wifi
minipot dengan mengunakan Commond Promt .?
5.
Sebutkan jenis router board.? Dan jelaskan
fungsinya.?
6.
Definisikan maksud dari hostpot.?
7.
Langkah-langkah untuk menganti identity.?
8.
Script apa yang di gunakan untuk melimit user
pada jaringan hostpot.? Dan diletakan dimana.?
9.
Kenapa saat mensetting virtual box harus
mengatur di bagian networknya.?
1.
Fungsi hostpot.?
11.16.2014
Minggu, November 16, 2014
Cara Setting Acces Point
1. Dalam melakukan setting
acces point yang pertama harus dilakukan adalah mengetahui ip, username, dan
password dari access point tersebut.
2. Pada kasus ini kita
menggunakan access point TP LINK, pada bagian belakang access point ini
terdapat keterangan:
Ip : 192.168.1.254
Username : admin
Password : admin
3. Setelah semua keterangan
diatas diketahui langkah selanjutnya adalah memasang semua perangkat pendukung
agar access point tersebut dapat berfungsi. Seperti memasang antenna, kabel
power, dan menghubungkan kabel jaringan pada access point dengan komputer yang
digunakan untuk mensetting access point.
Selengkapnya Klick disini
10.26.2014
Minggu, Oktober 26, 2014
Jaringan Modern di Dunia
Teknik Komputer
Jaringan
“ Jaringan Komputer
Modern di Dunia”
Makalah ini dibuat
untuk memenuh tugas tegah semester untuk mata kuliah teknik computer jaringan
Disusun oleh :
Mahdum 1102412038
Kurikulum & Teknologi Pendidikan
Fakultas ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Semarang
Tahun
2014-2015
KATA
PENGANTAR
Segala
puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat serta hidayah-Nya terutama
nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga penulis dapat Mengerjakan tugas Teknik
Komputer & jaringan . Kemudian shalawat beserta salam kita sampaikan kepada
Nabi besar kita Muhammad SAW yang telah memberikan Rahmatnya.
Makalah
ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Teknik Komputer & jaringan
mengenai jaringan internet modern di dunia . Selanjutnya penulis mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Septia Lutfi selaku dosen
pembimbing mata kuliah ini dan kepada segenap pihak yang telah memberikan
bimbingan serta arahan selama penulisan makalah ini.
Akhirnya
penulis menyadari bahwa banyak terdapat kekurangan-kekurangan dalam penulisan
makalah ini, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
konstruktif dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Semarang, 27 Oktober 2014
Daftar isi
Halaman
Judul .............................................................................................................
Kata
pengatar...............................................................................................................
Daftar
Isi
BAB
I Pendahuluan....................................................................................................
Latar
belakang .............................................................................................
Rumusan masalah.........................................................................................
Tujuan .........................................................................................................
BAB
II Pembahasan ....................................................................................................
2.1. Pengertian jaringan
internet..................................................................
2.2. Macam-macam jaringan
internet...........................................................
2.3. Jaringan internet Lifi ............................................................................
2.4. Jaringan Internet Google
Fiber.............................................................
BAB
III Penutup..........................................................................................................
Simpulan .....................................................................................................
Daftar Pustakan...........................................................................................
BAB I
1.1.Latar
Belakang
Jaman
sekarang siapa yang tidak membutuhkan yang namanya koneksi internet, tentunya
setiap belahan bumi ini membutuhkan koneksi mulai dari anak-anak hingga dewasa tak heran sekarang sebuah koneksi
adalah kebutuhan yang primer dalam dunia kerja ataupun dunia pendidikan karna
dengan koneksi tentunya semua pekerjaan akan menjadi lebih efektif dan effisien
dengan kecepatan yang diberikan oleh suatu jaringan internet atau sebuah akses
data yang cepat.
Akses
data cepat siapa yang tak mau memperoleh kecepatan akses dalam laptop dan
perangkat gadgetnya namun di Negara tercinta ini Negara Indonesia ya. Negara
Indonesia adalah merupkan Negara yang paling banyak penduduknya dengan Negara
tetanga lainya seperti Malaysia dan singapure akan tetepi kalo masalah akses
data internet Indonesia meduduki peringkat ke 14 peringkat pertama di duduki
oleh singapure kecepatan akses 60Mb/sec. disinilah permasalahan muncul
Indonesia menduduki peringkat ke 14 akan
tetapi dunia teknologi terus berkembang setiap detiknya.
Sekarang
banyak sekali berbagai macam akses data yang ditawarkan oleh penyedia layanan
tersebut, tentunya disetiap permasalahan pasti ada solusinya kali ini penulis
akan memberikan sedikit gambaran berbagai macam jenis jaringan akses data yang
luar biasa dari akses data yang lainya karena akses data ini dapat dinikmati
oleh berbagai kalangan jadi tersedia dari jaringan yang ringgan dikatong hingga
yang mahal,dalam makalah ini saya penulis inggin membahas “Berbagai Jenis
jaringan Modern di dunia”
1.2.Rumusan
Masalah
Apa itu pengertian jaringan compute.?
1.3.Tujuan
.
1. Apa
saja jenis jaringan modern .?
2. Keuntungan
mengunakan jaringan ini.?
3. Mengetahui
jaringan modern di Indonesia
BAB
II
Pembahasan
2.1.
Pengertian jaringan internet
Internet dapat diartikan sebagai
jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai
komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya
terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang
dinamis dan interaktif
2.2.
Macam – macam jaringan internet
3.27.2014
Kamis, Maret 27, 2014
Spesifikasi Hardware dan OS
OSBicara tentang OS pastinya OS itu Sistem
operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang
mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan
layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang
paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem
operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer
mereka, kecuali program aplikasi booting.
Contoh
sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft
Windows.
Oke Langsung Spesifikasi Hardware yang pas untuk OS Agan-Agan semua..
12.18.2013
Rabu, Desember 18, 2013
Membangun Web berbasis mobile dengan perangkat Mobile
Latar
belakanag
Perkembangan dunia informasi dan teknologi
sangat cepat. Website adalah satu wadah yang memudahkan untuk mengirim
informasi dan mencari informasi. Website tidak asing lagi bagi individu dan
kelompok. Ini juga di gunakan oleh perusahan.
Selain keuntungan tersebut,
keistimewaan lain website adalah kemudahan akses atau
pengoperasiannya yang dapat dilakukan siapapun mulai dari anak-anak sampai
orang dewasa. Maka tidak mengherankan jika aplikasi java telah menjadi konsumsi
publik sebagaian besar masyarakat Indonesia.
Keberadaan aplikasi website telah menghadirkan nuansa tersendiri di tengah
masyarakat karena selalu mengikuti kemajuan teknologi. Peningkatan fasilitas
demi menambah kepuasan pelanggan menjadi sisi yang paling ditonjolkan. Hal ini
tentu saja semakin memantapkan posisinya sebagai bagian kebutuhan masyarakat. Ia telah menjadi bagian hidup masyarakat masa kini.
masyarakat karena selalu mengikuti kemajuan teknologi. Peningkatan fasilitas
demi menambah kepuasan pelanggan menjadi sisi yang paling ditonjolkan. Hal ini
tentu saja semakin memantapkan posisinya sebagai bagian kebutuhan masyarakat. Ia telah menjadi bagian hidup masyarakat masa kini.
Salah
satunya website yang berbasis mobile atau mobile web. Membangun sebuah website
perlu adanya aplikasi dukungan seperti jquery, html5, java script dan yang sekarang merupakan
kebutuhan bagi seluruh penguna website terutama yang mudah di akses diaman
saja, kapan saja. Kali saya akan sedikit menjelaskan tentang apa itu jquery dan
cara singkat membuat website dengan perangkat
mobile.
Rumusan
masalah
Membahasa
Mengenai Pengertian Jquery?
History
jquery.?
Development
website mobile.?
Pengertian
Jquery
JQuery merupakan suatu
framework (library) Javascript yang menekankan bagaimana interaksi antara
Javascript dan HTML. JQuery pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh John Resig.
Pada perkembangannya JQuery tidak sekedar sebagai framework Javascript, namun
memiliki kehandalan dan kelebihan yang cukup banyak. Hal tersebut menyebabkan
banyak developer web menggunakannya. JQuery memiliki slogan “Write less, do
more” yang kurang lebih maksudnya adalah kesederhanaan dalam penulisan code,
tapi dengan hasil yang lebih banyak.
JQuery merupakan library open
source dengan lisensi GNU General Public License dan MIT License. Dari sisi
ukurannya, framework JQuery sungguh ramping, hanya sekitar 20 KB dan hanya
terdiri dari satu file. Namun demikian, bagi yang menginginkan fungsi lebih,
JQuery memungkinkan penambahan fungsionalitas dalam bentuk plugin. Saat ini
tersedia ribuan plugin yang dapat diperoleh secara gratis di internet.
Apa yang bisa dilakukan dengan
JQuery?
1. Mengakses bagian halaman
tertentu dengan mudah.
Tanpa adanya library Javascript
khusus, untuk mengakses suatu bagian tertentu dari halaman, harus mengikuti
aturan Document Object Model (DOM) dan pengaksesan harus secara spesifik
menyesuaikan dengan struktur HTML. Dengan kata lain, pengaksesan bagian
tertentu dari halaman sangat tergantung pada struktur dari HTML. JQuery
menawarkan cara yang mudah (bahkan sangat mudah) dalam mengakses bagian
tertentu dari halaman. Pengaksesan juga tidak terlalu bergantung pada struktur
HTML.
2. Mengubah tampilan bagian
halaman tertentu.
CSS (Cascading Style Sheet)
menawarkan metode yang cukup handal dalam mengatur dan mempercantik halaman
web. Namun terkadang CSS punya kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu beberapa
perintah CSS tidak didukung oleh semua browser. Cukup merepotkan jika kita
harus mendesign halaman web dengan beberapa CSS sekaligus. Sekali lagi JQuery
menawarkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Dengan JQuery, “kesenjangan” yang
terjadi antara browser dalam urusan CSS akan tertutup dengan baik.
3. Mengubah isi dari halaman.
Jaman dulu (baca:sebelum JQuery
lahir) cukup sulit jika kita akan mengubah sebagian isi dari halaman. Mengubah
disini dapat berarti mengganti teks, menambahkan teks atau gambar, mengurutkan
suatu daftar (list), menghapus baris tabel dan sebagainya. Dengan JQuery, hal
tersebut dapat dilakukan dengan hanya beberapa baris perintah.
4. Merespond interaksi user dalam
halaman.
Website yang baik tidak cukup
digambarkan dengan user-interface dan tampilan yang memukau. Namun lebih dari
itu, bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website dan dapat mengatur
tampilannya sendiri. Interaktivitas sangat bergantung bagaimana pemrograman
yang dipakai dalam menangani event-handling. Javascript sendiri memiliki
beberapa event-handling seperti onclick untuk menangani event saat terjadi
click. Namun demikian, event handling pada Javascript terbatas pada
object-object tertentu, dan jenisnya pun terbatas. JQuery melengkapi semuanya
dengan tambahan penanganan event-handling yang semakin mudah.
5. Menambahkan animasi ke
halaman.
Animasi seringkali disertakan
dalam suatu halaman web untuk menambah kecantikannya. Saat ini animasi masih
cukup digemari oleh para peselancar situs. Animasi dapat dibuat dalam berbagai
gaya, ada yang menggunakan Flash, gambar bergerak (GIF), video, dan sebagainya.
Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. JQuery
sendiri menawarkan konsep animasi (walaupun masih sederhana) yang cukup apik
namun ramah bandwidth alias ringan. Salah satu animasi yang bisa dibuat dengan
JQuery adalah fading jika terdapat suatu bagian dari halaman ditambahkan atau
dihilangkan.
6. Mengambil informasi dari
server tanpa me-refresh seluruh halaman.
Mengambil informasi dari server
tanpa refresh halaman merupakan salah satu konsep dasar dari yang namanya AJAX
(Asynchronous Javascript and XML). Pada penerapannya, cukup ribet jika harus
membangun website dengan konsep AJAX, saat ini banyak library khusus yang berusaha
mempermudahnya. JQuery merupakan salah satunya.
7. Menyederhanakan penulisan
Javascript biasa.
Semboyan JQuery adalah “Write
less, do more” atau dengan kata lain kesederhanaan dalam penulisan code, tetapi
menghasilnya tampilan yang lebih. Sebenarnya inilah yang menjadi daya tarik
tersendiri buat para pengembang web untuk menggunakan JQuery.
Download JQuery
Situs resmi JQuery dapat diakses
di http://jquery.com/. Dan library JQuery dapat didownload di alamat
http://docs.jquery.com/Downloading_jQuery. Tersedia library jQuery dalam 2
(dua) jenis yaitu minified dan uncompressed. Minified jika kita ingin
menggunakannya saja dalam website kita (ukuran 18 KB), sedangkan uncompressed
jika kita berkeinginan turut serta mengembangkan code jQuery.
Contoh Sederhana JQuery
contoh jquery
Penjelasan Program
Pertama, kita harus menyertakan
(include) file library JQuery. Pastikan letak dari file library sudah benar.
Perintah-perintah JQuery.
Baris 8 merupakan perintah
inisialisasi dimana saat halaman (dokumen) siap ditampilkan maka jalankan juga
perintah yang ada di dalamnya. Hal ini mirip dengan event onLoad yang biasanya
diletakkan di tag .
Baris 9-11 maksudnya adalah
mendefinisikan action yang terjadi saat link dengan class=show ( $(‘a.show’) )
diklik (lihat link baris ke-22). Jadi jika link di-klik maka paragraf dengan
nama class=jquery ( $(‘p.jquery’) ) akan tampil dengan durasi tampil “slow”.
Paragraf yang akan ditampilkan adalah paragraf baris ke-24 sampai 27.
Baris 13-15 sebaliknya, akan menyembunyikan isi dari
paragraf yang mengandung nama class=jquery.
Isi dari halaman. Perhatikan nama class dari
masing-masing object.
Referensi :
Jonathan Chaffer, Karl Swedberg, Learning JQuery,
Packt Publishing, 2007
http://jquery.com/
http://en.wikipedia.org/wiki/Jquery
http://didats.net/page/belajar-javascript-lebih-lanjut-dengan-jquery-1/
http://bagindokemas.com/2008/12/21/berkenalan-dengan-jquery/
Sejarah
2013
Maret
·
1
Maret 2013 - jQuery 2.0 Beta 2 Dirilis
Februari
·
20
Februari 2013 - jQuery Mobile 1.3.0 Dirilis
·
15
Februari 2013 - jQuery Learning Center
Januari
•
24
Januari 2013 - QUnit 1.11 Rilis: A Look Kembali (dan Forth)
•
23
Januari 2013 - Open Content & Desain Datang ke jQuery
•
17 Januari 2013 - jQuery 1.10.0 Dirilis
•
16
Januari 2013 - jQuery Plugin Registry
•
15
Januari 2013 - jQuery 1.9 Akhir, jQuery 2.0 Beta, jQuery Migrasi Akhir Dirilis
•
14
Januari 2013 - The State of jQuery 2013
2012
November
•
23
November 2012 - jQuery Color 2.1.1 Dirilis
•
13
November 2012 - jQuery 1.8.3 Dirilis
Oktober
•
29
Oktober 2012 - jQuery Developer Summit Rekap
•
8
Oktober 2012 - jQuery UI 1.9.0 Dirilis
•
2
Oktober 2012 - jQuery Mobile 1.2.0 Dirilis
September
•
28
September 2012 - jQuery UI 1.8.24 Dirilis
•
20
September 2012 - jQuery 1.8.2 Dirilis
Agustus
•
30
Agustus 2012 - jQuery 1.8.1 Dirilis
Juli
•
4
Juli 2012 - Sizzle pemilih menulis ulang mesin
Juni
•
28-29
Juni, 2012 - jQuery Conference 2012 San Francisco
•
28
Juni 2012 - jQuery UI 1.9 beta dirilis
April
•
30
April 2012 - Twentieth Maintenance Release untuk jQuery UI 1.8
•
13
April 2012 - jQuery Mobile 1.1 dirilis
Maret
•
21
Maret 2012 - jQuery 1.7.2 dirilis
•
6
Maret 2012 - jQuery Yayasan Diumumkan
Februari
•
12
Februari 2012 - jQuery Inggris Konferensi
2011
Desember
•
13
Desember 2011 - jQuery Plugin situs redesign mulai
November
•
28
November 2011 - jQuery Mobile Memenangkan Penghargaan bersih.
•
18
November 2011 - jQuery Dewan Diumumkan
•
16
November 2011 - jQuery Mobile 1.0 dirilis
•
15-16
November 2011 - jQuery Summit 2011
•
15
November 2011 - jQuery Mobile menang 2011 Packt Publishing Open Source
Penghargaan
•
3
November 2011 - jQuery 1.7 dirilis
Oktober
•
24
Oktober 2011 - jQuery Standards Tim Diumumkan
•
01-02
Oktober 2011 - jQuery Konferensi Boston 2011
September
•
29
September 2011 - jQuery Mobile 1.0 RC1 dirilis
•
12
September 2011 - jQuery 1.6.4 dirilis
•
1
September 2011 - jQuery 1.6.3 dirilis
Juni
•
30
Juni 2011 - jQuery 1.6.2 dirilis
•
20
Juni 2011 - jQuery Mobile Beta dirilis
Mei
•
31
Mei 2011 - jQuery Plugin warna v2 Beta dirilis
•
12
Mei 2011 - jQuery 1.6.1 dirilis
•
3
Mei 2011 - jQuery 1.6 dirilis
April
•
26-27
April 2011 - jQuery Conference 2011 - SF Bay Area
Februari
•
24
Februari 2011 - Kesepuluh Pemeliharaan Rilis untuk jQuery UI 1.8
Januari
•
31
Januari 2011 - jQuery 1.5 dirilis,. $ Rewrite ajax, objek tangguhan
diperkenalkan
2010
November
•
23
November 2010 - jQuery UI API redesign mengumumkan
•
23
November 2010 - jQuery menang 2010 Packt Publishing Open Source Penghargaan
•
16-17
November 2010 - jQuery Summit 2010
•
11
November 2010 - jQuery 1.4.4 dirilis
Oktober
•
16-17
Oktober 2010 - jQuery Konferensi Boston
•
16
Oktober 2010 - jQuery 1.4.3 dirilis
•
16
Oktober 2010 - jQuery Mobile Alpha dirilis
•
15
Oktober 2010 - Julian Aubourg dimulai $ ajax menulis ulang untuk jQuery 1.5.
September
•
4
September 2010 - jQuery podcast memiliki rumah baru
Agustus
•
14
Agustus 2010 - jQuery UI 1.8.4 dirilis
•
13
Agustus 2010 - The jQuery Proyek Bangga Umumkan Proyek Ponsel jQuery
Juli
•
21
Juli 2010 - jQuery Proyek mensponsori Scott González untuk bekerja pada jQuery
UI
April
•
24-25
April 2010 - Konferensi jQuery Bay Area di Mountain View, CA
Maret
•
23
Maret 2010 - jQuery UI 1.8 menambahkan posisi, tombol, autocomplete, baru
widget pabrik, inti ringan
•
16
Maret 2010 - Microsoft untuk Perluas Kerjasama dengan Komunitas jQuery
Februari
•
19
Februari 2010 - release Pemeliharaan: jQuery 1.4.2 Dirilis
Januari
•
25
Januari 2010 - release Pemeliharaan: jQuery 1.4.1 Dirilis
•
21
Januari 2010 - jQuery.org dirilis
•
20
Januari 2010 - New jQuery Forum dirilis
•
14
Januari 2010 - jQuery 1.4 dirilis
•
14
Januari 2010 - 14 Days of jQuery mulai
•
8
Januari 2010 - Browser API baru dirilis
2009
Desember
•
3
Desember 2009 - jQuery memenangkan Penghargaan Majalah Net untuk Best Open
Source Application.
•
November
•
19
November 2009 - The jQuery Summit secara online berlangsung
•
13
November 2009 - Episode pertama dari jQuery Podcast diterbitkan
September
•
12-13
September 2009 - Konferensi jQuery di Boston, MA
•
11
September 2009 - jQuery bergabung dengan Software Freedom Conservancy
Maret
•
6
Maret 2009 - jQuery UI 1.7 rilis: domain baru, New CSS Kerangka & Drama
Update
•
Februari
•
20
Februari 2009 - release Pemeliharaan: jQuery 1.3.2 Dirilis
•
Januari
•
21
Januari 2009 - Perbaikan Bug rilis: jQuery 1.3.1 Dirilis
•
14
Januari 2009 - ulang tahun ke-3 dari jQuery, jQuery 1.3 dirilis, Sizzle.js
dirilis 2008
2008
September
•
28
September 2008 - Microsoft dan Nokia mengumumkan dukungan mereka untuk jQuery
•
28
September, 2008-2008 jQuery Konferensi di Boston, MA
•
Agustus
•
28
Agustus 2008 - situs jQuery redesign
Juli
•
14
Juli 2008 - jQuery UI 1.5.2
Juni
•
2
Juni 2008 - jQuery UI 1,5 rilis kandidat, kita semakin bersemangat
•
Mei
•
24
Mei 2008 - 1.2.6 jQuery
•
21
Mei 2008 - jQuery 1.2.5: Perbaikan untuk membangun buruk 1.2.4
•
19
Mei 2008 - jQuery 1.2.4: bug memperbaiki rilis
•
9
Mei 2008 - kerangka pengujian QUnit mendapat rilis awal
•
5
Mei 2008 - situs baru jQuery UI: UI 1.5b4 dan efek baru
Februari
•
8
Februari 2008 - jQuery 1.2.3: AIR, Namespacing, dan UI Alpha
Januari
•
15
Januari 2008 - jQuery 1.2.2: 2nd Birthday Present
2007
September
•
17
September 2007 - New pengguna perpustakaan antarmuka untuk jQuery: jQuery UI:
Interaksi dan Widget
•
16
September 2007 - Perbaikan Bug untuk jQuery 1.2: jQuery 1.2.1: Perbaikan Cepat
untuk 1,2
•
10
September 2007 - jQuery 1.2 dirilis: jQuery 1.2: jQuery.extend
("Awesome")
Agustus
•
24
Agustus 2007 - jQuery 1.1.4: Lebih Cepat, Lebih Tes, Siap untuk 1,2
Juli
•
5
Juli 2007 - Perbaikan Bug untuk jQuery 1.1.3: jQuery 1.1.3.1
•
1
Juli 2007 - Versi baru dari jQuery dirilis: jQuery 1.1.3: 800% + Cepat, masih
20KB
•
1
Juli 2007 - Pengumuman UI modul baru yang sedang dikembangkan: jQuery UI
Juni
•
18
Juni 2007 - Plugin Baru Repository
Mei
•
20
Mei 2007 - bug fix uji rilis ketiga untuk 1.1: jQuery 1.1.3a
April
•
2
April 2007 - Mailing list pindah ke Google Groups, kode sekarang
diselenggarakan oleh Amazon S3
Maret
•
11
March Juni 2007 - 11 orang menghadiri jQuery meetup pertama di SXSWi
Februari
•
27
Februari 2007 - Kedua bug fix rilis untuk 1.1: jQuery 1.1.2
Januari
•
22
Januari 2007 - Pertama rilis bug fix untuk versi baru: jQuery 1.1.1
•
14
Januari 2007 - jQuery Ulang Tahun: 1.1, New Site, New Docs
•
11
Januari 2007 - rilis Beta dari jQuery 1.1: 1.1b jQuery
•
8
Januari 2007 - Alpha rilis versi baru: 1.1a jQuery
2006
Desember
•
7
November 2006 - Pemenang kontes tombol jQuery mengumumkan: Button jQuery
Pemenang Lomba
•
12
Desember 2006 - Terakhir bug fix rilis untuk 1.0: jQuery 1.0.4
November
•
27
Desember 2006 - Perencanaan jQuery 1.1: Jalan Menuju 1.1
Oktober
•
27
Oktober 2006 - Ketiga bug fix rilis untuk 1.0: jQuery 1.0.3
•
9
Oktober 2006 - Kedua bug fix rilis untuk 1.0: jQuery 1.0.2, dengan perubahan
API minor
September
•
22
September 2006 - Visual jQuery Magazine rilis: Visual jQuery Magazine Dirilis
•
7
September 2006 - Pertama disponsori pengembang bergabung dalam proyek ini:
Pengembangan jQuery Sponsor
•
2
September 2006 - versi XML API dirilis: Mengambil Dokumentasi jQuery ke tingkat
berikutnya
Agustus
•
31
Agustus 2006 - Pertama rilis bug fix untuk 1.0: jQuery 1.0.1
•
26
Agustus 2006 - versi stabil pertama dari jQuery: jQuery 1.0
Juni
•
30
Juni 2006 - jQuery 1.0 - Alpha Rilis
•
23
Juni 2006 - Perencanaan untuk jQuery 1.0: The Road to 1.0
Mei
•
29
Mei 2006 - jQuery tersedia melalui SVN: SVN Akses ke jQuery
•
27
Mei 2006 - jQuery bergerak di bawah lisensi MIT: jQuery di bawah lisensi MIT
April
•
24
April 2006 - Thickbox dirilis: Thickbox
Maret
•
21
Maret 2006 - Perbaikan bug dan fitur baru: Accordion, nilai-nilai, oncomplete,
dan perbaikan bug!
Februari
•
26
Februari 2006 - Ajax ditambahkan ke jQuery: Ajax, fx baru, dan banyak lagi!
•
23
Februari 2006 - fix release Bug: Bugs Squished, Ajax di jalan
Januari
•
27
Januari 2006 - jQuery Mailing List mengatur: jQuery Mailing List
•
25
Januari 2006 - jQuery Plugin Pertama Dibangun: jQuery Plugin Pertama
•
24
Januari 2006 - jQuery Blog mengatur: jQuery Blog
•
14
Januari 2006 - jQuery Diumumkan di BarCampNYC: BarCampNYC Wrap-up - Pengumuman
membuat halaman depan del.icio.usand Digg
2005
Agustus
•
22
Agustus 2005 - John petunjuk pertama dari sebuah perpustakaan JavaScript untuk
menggunakan penyeleksi CSS dengan sintaks lebih ringkas daripada perpustakaan
yang ada: Selectors di JavaScript
Kelebihan dan Kekurangan Jquery
Pengertian
Kelebihan Kelemahan Jquery
Pengertian,
Kelebihan dan Kekurangan Jquery - Pengertian Jquery adalah sebuah framework
yang berbasiskan Javascript. JQuery sama dengan Javascript Library yaitu
kumpulan kode atau fungsi Javascript siap pakai, sehingga mempermudah dan
mempercepat dalam pembuatan Javascript atau framework yang mampu
menyederhanakan penulisan kode dengan hasil yang lebih baik "Write less,
do more". Baca juga: Cara Menyimpan Javascript Di Google Code
JQuery
pertama kali dirilis pada tahun 2006 oleh John Resig. Lantas Seperti apakah web
berbasis jquery? untuk mengambil contoh web yang berbasi jquiery adalah Google,
Facebook, Twitter, Youtube, Nokia, VivaNews, Studio 21, Kompas atau bisa cek di
situs resminya http://docs.jquery.com/Sites_Using_jQuery. Nah sekarang
pertanyaannya adalah: Apa saja kelebihan jquery?, Apa kelemahan jquery? dan
Bagaimana cara kerja jquery?
Mengapa
web besar memimilih menggunakan jquery?
Untuk
menjawab perntanyaan seperti itu, ada beberapa kelebihan jquery di bawah ini
untuk membantu menjawab kenapa memilih jquery tersebut.
Kelebihan
JQuery
± Kompatibel
dengan hampir seluruh browser
± jQuery
telah digunakan oleh website-website raksasa
± Kompatibel
dengan seluruh versi CSS (dari CSS 1 sampai CSS 3)
± Dokumentasi
dan tutorialnya lengkap, bisa langsung dilihat di http://jquery.com
± Didukung
oleh banyak komunitas
± Disupport
oleh plugin yang lengkap
± Filenya
hanya satu dan ukurannya relatif kecil, sekitar 20kb
± Open
source atau Free
± jQuery
lebih diminati oleh para developer web saat ini
± Mempermudah
akses dan manipulasi elemen tertentu pada dokumen.
± Mempermudah
modifikasi/perubahan tampilan halaman web.
± Mempersingkat
Ajax (Asynchronous Javacsript and XML).
± Memiliki
API (Application Programming Interface).
± Mampu
merespon interaksi antara user dengan halaman web dengan lebih cepat.
± Menyediakan
fasilitas untuk membuat animasi sekelas Flash dengan mudah.
± Kekurangan
JQuery
Kalau dibagian atas berbicara tentang kelebihan yang dimiliki jquery,
maka dibawah ini adalah kelemahan jquery.
Meskipun
diklaim jquery memiliki beban kerja yang ringan (load CPU dan RAM) untuk
browser, tetap saja lebih ringan (cepat di-load) website yang tidak menggunakan
jquery, alias HTML murni.
Dari sisi
server hosting pun, CPU dan RAM harus mengalokasikan resource yang mereka
miliki untuk menangani request terhadap jquery. Pada level tertentu request
yang sangat banyak (sangat-sangat banyak) akan membebani server. Solusi: host
jquery pada situs lain, seperti Google yang menyediakan request jquery dari
servernya.
makalah lebih lengkapnya download saja
disini
Langganan:
Komentar (Atom)




